- Back to Home »
- INFORMASI DASAR LENSA FOTOGRAFI MAKRO
Posted by : Unknown
Friday, December 2, 2016
INFORMASI DASAR
LENSA
Fotografi Makro
Rasio pembesaran maksimum
Semua pembesaran lensa ditentukan oleh panjang fokusnya. Untuk fotografi makro, kita juga memperhatikan seberapa dekat kita bisa dekat dengan subjek. Kedua faktor ini, panjang fokus dan jarak pemfokusan minimum, menentukan rasio pembesaran maksimum lensa, yang kadang disebut sebagai “rasio reproduksi”. Semakin dekat Kita dengan subjek dengan lensa pada panjang fokus tertentu, semakin tinggi rasio pembesaran yang akan kita capai.
Definisi
klasik dari lensa makro adalah lensa yang mempunyai rasio pembesaran maksimum
setidaknya 1:1, atau “1x” pada spesifikasi lensa. Artinya,
subjek dapat direproduksi dalam ukuran penuh pada sensor gambar kamera: objek
10 mm dapat diproyeksikan ke dalam sensor sebagai gambar 10 mm jika lensa
berada cukup dekat dengan subjek. Rasio pembesaran maksimum 1:2 atau “0,5x” berarti bahwa ukuran maksimum bahwa sebuah gambar dari objek
10 mm yang sama dapat diproyeksikan ke dalam sensor adalah 5 mm, atau hanya
setengah dari ukuran sebenarnya.
Ya Kurang lebihnya begitulah
ini diambil menggunakan lensa canon standar 18-55mm
Karakteristik lain dari lensa makro yang
perlu diketahui
Lensa makro didesain khusus untuk menghasilkan
kinerja optik optimal pada jarak fokus sangat pendek dan biasanya paling tajam
pada jarak dekat, meskipun tidak berarti bahwa Kita hanya dapat menggunakannya
untuk fotografi makro. Banyak lensa makro juga mampu menunjukkan kinerja bagus
ketika membidik subjek normal pada jarak yang normal.
Karakteristik penting lain
dari lensa makro yang digunakan pada jarak pendek adalah bahwa lensa tersebut
memiliki kedalaman bidang sempit. Artinya lensa harus difokuskan dengan
hati-hati untuk mendapatkan detail yang diinginkan dalam fokus sempurna. Kita
mungkin perlu menghentikan aperture untuk mendapatkan kedalaman bidang yang
cukup dengan beberapa subjek. Tetapi kedalaman bidang dangkal dapat menjadi
keuntungan, menegaskan detail fokus penting sekaligus mengaburkan latar
belakang yang mengganggu.
Jarak fokus dan kerja
minimum